CARA BELAJAR EFEKTIF SESUAI TAHAP PERKEMBANGAN

Sabtu, 18 Maret 2017


 Kelompok 6
Via Dwi Wulandari                        161301003
Helen Oktavia S                             161301006
Fernaldo Frans                               161301021
Erika Sustari                                   161301031
Vania Salsabyla                              161301033
Risky Amelia Saragih                    161301061
M Pranandha Sikumbang               161301068


Implikasi Tahap Belajar Dan Perkembangan  Pada Masa TK (Taman Kanak-Kanak)
1.      Tumbuh Mandiri.
Anak anak mulai berpikir bahwa mereka dapat mandiri, ialah menjadi individu yang memiliki kepercayaan diri bahwa ia mampu melakukan dan menyelesaikan sesuatu, serta memiliki kemampuan bertindak sendiri walaupun masih sangat perlu bantuan dari orang tua.
2.      Belajar Memberi, Membagi, dan Menerima Kasih Sayang.
Dari pola khas kasih sayang yang self-centered, anak-anak akan mengembangkan kemampuan memberi, berbagi kasih sayang dengan sebayanya ataupun dengan orang yang lebih tua. Guru dan orang tua perlu membantu anak agar aman dan dicintai.
3.      Mampu Bergaul dengan Orang Lain.
Mereka perlu dibantu dan didukung untuk belajar teknik-teknik berinteraksi yang menimbulkan tanggapan positif dari orang lain.
4.      Belajar Mengontrol Diri.
Sasaran belajar adalah membuat anak mempunyai disiplin diri, mengarahkan diri atau mengatur diri sendiri.
5.      Mulai Memahami dan Mengontrol Dunia Kebendaan.
Guru mengembangkan inteligensi anak dengan memberi dukungan terhadap rasa ingin tahu,pikiran, penalaran, dan penggunaan informasi.

Cara Belajar Yang Efektif Untuk Siswa SD
  1. Anak yang cenderung visual dapat belajar dengan dipilihkan buku dengan gambar yang berwarna-warni, serta bergambar namun bukan buku komik.
  2. Bicaralah dengan nada tenang dan teratur. Anak-anak SDmembedakan guru mereka dari nada dan tinggi rendahnya suara para guru.
  3. Berceritalah dalam mengajarkan sesuatu dan gunakan nada yang berbeda untuk menekankan topik pelajaran.
  4. Metode belajar kolaboratif dengan melakukan kegiatan kelompok yang bekerja sama untuk memecahkan suatu masalah secara bersama untuk menempuh satu tujuan.
  5. Pekerjaan tangan (art&craft) : menggunting, menempel, menggambar, fingerpainting, membuat belajar semakin efektif bagi anak SD.
  6. Anak senang mengeksplorasi setiap hal yang ada di sekitarnya. Cara belajar yang efektif bagi anak yaitu dengan bereksperimen serta bereksplorasi. Contohnya anak diajak berekplorasi warna; putih dengan merah dicampur lalu akan melahirkan warna pink.
  7. Gunakan metode dimana anak harus mecoba melakukan sesuatu sendiri dan bukan hanya menyaksikan demo atau peragaan.

Cara Belajar Efektif Bagi Pelajar SMP
  1. Di awali dengan pengenalan materi yang akan di sajikan agar peserta didik dapat mengetahui dan tahu materi apa yang harus di pelajari. Serta memberikan bahan materi yang akan di pelajari selanjutnya.
  2. Guru dapat menggunakan pendekatan ekspositori yaitu, guru mengontrol atau menenukan suatu penyebaran suatu ilmu pengetahuan didalam kelas peserta didik dipandang sebagai objek yang menerima apa yang di berikan oleh guru. Dalam pendekatan ini menunjukan bahwa guru berperan lebih aktif dan lebih banyak melalukan aktivitas dibandingkan peserta didik.
  3. Sebelum memperdalam materi pembelajaran guru harus mengetahui tingkat kecerdasan peserta didik agar dapat membantu peserta didik jika mengalami kesulitan dalam memahami bahan pembelajaran.
  4. Menggunakan konsep “Masyarakat Belajar” (learning community), konsep ini menyarankan agar hasil pembelajaran diperoleh dari kerjasama dengan orang lain. Hasil belajar diperoleh dari kerjasama antar kelompok, dan antara yang sudah tahu ke belum tahu.
  5. Menggunakan sesi bertanya, dimana guru akan menanyakan apa saja yang tidak di pahami oleh peserta didik tentang apa yang sudah di pelajari, tujuan nya agar peserta didik dapat menerima materi pembelajara dengan baik serta memahami nya.
Cara Belajar Yang Efektif Untuk Siswa SMA 
1.      Karena pada saat dibangku SMA, mereka sudah bisa untuk berpikir tentang perencanaan dan inisiatif maka guru bisa memberikan suatu permasalahan yang lumayan kompleks agar para murid bisa menggunakan penalaran mereka untuk memecahkan masalah
2.      Belajar dengan lebih mandiri
3.      Mampu bekerja dalam kelompok secara lebih efektif
4.      Belajar dengan cara-cara yang lebih kreatif
5.      Dapat dengan mudah terdistraksi karena pengaruh lingkungan
6.      Guru dapat membantu siswa SMA menggunakan pendekatan keterampilan proses (discover approach) dengan memberi penekanan pada penguasaan konsep-konsep abstrak. 
7.      guru dapat mengajarkan bahasa asing ( second language ) pada para siswa SMA agar mereka semakin mahir dalam berbahasa kedua yang telah dipilihnya. 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS